PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAKTIK DOKTER GIGI DAN PERAWAT GIGI

PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PRAKTIK DOKTER GIGI DAN PERAWAT GIGI

IMG-20170302-WA0024

IMG-20170302-WA0026

IMG-20170302-WA0029

IMG-20170302-WA0032

IMG-20170302-WA0036

Pasal 24 ayat (1) Undang-Undang Dasar nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan menyebutkan bahwa tenaga kesehatan harus memenuhi ketentuan koode etik standar profesi. Hal yang sama juga telah ditetapkan pasa 44 ayat (1) Undang-Undang nomor 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, bahwa “Dokter atau Dokter Gigi dalam menyelenggarakan praktik kedokteran wajib mengikuti standar pelayanan kedokteran atau kedokteran gigi”.

Standar pelayanan kedokteran harus juga mengacu kepada standar kompetensi masing-masing perhimpunan profesi yang terdapat di IDI. Untuk standar kompetensi dan standar pelayanan dokter di Fasilitas Pelayanan Tingkat Pertama disusun leh Perhimpunan Dokter Keluarga Indnesia (PDKI) dan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI).

Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Nasinal (JKN), pelayanan kesehatan yang bermutu merupakan hak setiap warga negara untuk mewujudkan hal tersebut di atas, selain sarana prasarana yang memadai faktor sumber daya manusia kesehatan merupakan faktor utama.

Untuk memenuhi indikator dari Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan Kesehatan di pandang perlu melakukan pelatihan terhadap Dokter Gigi/Perawat Gigi dalam Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut pada pasien JKN FKTP.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2017 di Gedung Sugri dengan narasumber drg. Rio M. Irawan, dr.H.Dani Ramdhani, MKM dan Diana Maria, S.Farm, Apt. Tujuan dilaksanakan pelatihan tersebut adalah untuk meningkatkan jumlah penerima manfaat dari pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan menurunkan rasio rujukan non spesialistik. (Nurhasanah)